tiagedhut.blogspot.com - Sinopsis Cansu Dan Hazal Episode 10. Dilara datang ke Kamar Cansu untk mengecek Keadaannya Cansu yg saat itu sedang demam.setelah itu Dilara menemukan sebuah foto Gulseren dibalik selimut yg dipakai Cansu,Dilara menanyakan siapa wanita di foto tersebut,Cansu menjawab klo foto itu adlh Foto Ibu Kandungnya.Dilara yg mempunyai pikiran negatif ia malah menyalahkan Cihan,Cansu mengelak omongan Dilara ia bilang ni tak ada sangkut pautnya dgn ayahnya.Dilara pun kesal karena Cansu lebih mementingkan wanita di foto tersebut di bandingkan dilara ibu angkatnya sendiri..
Ia pun kesal dan pergi meninggalkan Cansu di Kamar.
Dilara berjalan Keluar menuju teras rumahnya,setelah sampai di teras rumahnya ia mondar-mandir sambil memikirkan sesuatu.Setelah selesai memikirkan sesuatu Dilara lalu menelpon entah ke siapa.
Cihan dan Gulseren mereka sedang mengobrol serius (entah apa yg mereka obrolin karena mimin sendiri kurang tau bahasanya) obrolan mereka terputus karena ponsel Cihan berdering,Cihan pun mengecek ponselnya dan ternyata yg menelponnya adlh Dilara tpi sayang tak ia angkat ia malah diputusin teleponnya,Obrolan mereka pun berlanjut.
Dilara kesal karena teleponnya tak diangkat oleh Cihan tiba-tiba ia pun langsung memanggil Sopir pribadinya untk mengantarkannya pergi ke tempat Hazal Bersekolah.
Cihan dan Gulseren masih tetap mengobrol..,sepertinya Cihan bilang ke Gulseren kalo ia akan mengajukan perceraian ke Dilara soalnya Gulseren mimik mukanya kyk kaget gitu.
Cansu yg sedang meminum di Dapur tiba-tiba bel pintunya berbunyi,ia pun langsung pergi menuju Pintu Rumahnya,setelah sampai ia pun membuka pintunya dan ternyata orang yg memencet bel tersebut adlh Kakeknya,tapi Cansu msh blum sadar klo itu adlh kakeknya mungkin ia belum pernah ketemu sebelumnya..
Dilara sampai ke tempat Hazal sekolah,Dilara pun menyuruh supirnya untk membawa Hazal ke dlm mobilnya,setelah hazal berada di pintu mobilnya Dilara ia menanyakan sesuatu ke Dilara,Dilara menjawab dan jawaban itu membuat Hazal tersenyum dan bahagia mungkin Dilara bilang kalau Hazal adlh putri kandungnya jadinya Hazal tampak senang dan bahagia.
Cansu bersama kakeknya mereka sedang ngobrol-ngobrol asyik berdua,setelah itu ia pun sadar klo ia adlh kakeknya lalu ia pun memeluknya.
Setelah selesai ngobrol panjang dgn gulseren,cihan dan gulseren pun pergi.Tapi terlebih dahulu Cihan mengantarkan Gulseren ke rumahnya..karena melihat gulseren keluar dari mobil cihan,ibu-ibu disampinh rumahnya pd menggosipinya.
Cihan yg sedang mengendarai mobil mukanya tampak senang karena bisa ngobrol panjang dgn Gulseren.setelah itu Cihan pun menelpon Dilara.
Dilara dan Hazal yg sekarang berada di Restoran sepertinya mereka tampak senang terutama Hazal.telepon Dilara berbunyi dan yg menelponnya adlh Cihan tapi syangnya tdk diangkat,mungkin Dilara bls dendam gra-gra nelpon ke Cihan gk diangkat juga.
Cansu dan kakeknya sedang mengobrol tpi cansu masih belum sadar klo itu kakeknya,namun setelah kakeknya mengucapkan sesuatu Cansu pun sadar kalo itu kakeknya dan langsung memeluknya.
Hazal dan Dilara masih ngobrol entah apa yg mereka obrolin..obrolan mereka pun diakhiri ketika pelayan memberikan daftar makanan kepada Dilara dan Hazal.
Temannya Gulseren marah-marah sama Pak Neccati pemilik toko bajau itu.sepertinya yg Mereka bicarakan itu ada hubungannya dgn Gulseren dan Pekerjaannya.Suasana semakin memanas,temannya gulseren memutuskan untk keluar dari pekerjaannya.
Obrolan Mereka pun dilihat oleh banyak orang di luar,Neccati kesal dan memarahi temannya Gulseren itu tetapi temannya gulseren memarahi balik ke Pak Neccati,untung saja saat itu Gulseren datang,dan tanpa basa-basi gulseren bersama temannya pergi meninggalkan toko baju itu.
Hazal sangat bahagia,ia pun berbelanja segala kebutuhannya mulai dari Tas,sepatu,baju,dll Maaf kalo ada kesalahan kata / pengucapan bahasanya yg kurang dimengerti
Ia pun kesal dan pergi meninggalkan Cansu di Kamar.
Dilara berjalan Keluar menuju teras rumahnya,setelah sampai di teras rumahnya ia mondar-mandir sambil memikirkan sesuatu.Setelah selesai memikirkan sesuatu Dilara lalu menelpon entah ke siapa.
Cihan dan Gulseren mereka sedang mengobrol serius (entah apa yg mereka obrolin karena mimin sendiri kurang tau bahasanya) obrolan mereka terputus karena ponsel Cihan berdering,Cihan pun mengecek ponselnya dan ternyata yg menelponnya adlh Dilara tpi sayang tak ia angkat ia malah diputusin teleponnya,Obrolan mereka pun berlanjut.
Dilara kesal karena teleponnya tak diangkat oleh Cihan tiba-tiba ia pun langsung memanggil Sopir pribadinya untk mengantarkannya pergi ke tempat Hazal Bersekolah.
Cihan dan Gulseren masih tetap mengobrol..,sepertinya Cihan bilang ke Gulseren kalo ia akan mengajukan perceraian ke Dilara soalnya Gulseren mimik mukanya kyk kaget gitu.
Cansu yg sedang meminum di Dapur tiba-tiba bel pintunya berbunyi,ia pun langsung pergi menuju Pintu Rumahnya,setelah sampai ia pun membuka pintunya dan ternyata orang yg memencet bel tersebut adlh Kakeknya,tapi Cansu msh blum sadar klo itu adlh kakeknya mungkin ia belum pernah ketemu sebelumnya..
Dilara sampai ke tempat Hazal sekolah,Dilara pun menyuruh supirnya untk membawa Hazal ke dlm mobilnya,setelah hazal berada di pintu mobilnya Dilara ia menanyakan sesuatu ke Dilara,Dilara menjawab dan jawaban itu membuat Hazal tersenyum dan bahagia mungkin Dilara bilang kalau Hazal adlh putri kandungnya jadinya Hazal tampak senang dan bahagia.
Cansu bersama kakeknya mereka sedang ngobrol-ngobrol asyik berdua,setelah itu ia pun sadar klo ia adlh kakeknya lalu ia pun memeluknya.
Setelah selesai ngobrol panjang dgn gulseren,cihan dan gulseren pun pergi.Tapi terlebih dahulu Cihan mengantarkan Gulseren ke rumahnya..karena melihat gulseren keluar dari mobil cihan,ibu-ibu disampinh rumahnya pd menggosipinya.
Cihan yg sedang mengendarai mobil mukanya tampak senang karena bisa ngobrol panjang dgn Gulseren.setelah itu Cihan pun menelpon Dilara.
Dilara dan Hazal yg sekarang berada di Restoran sepertinya mereka tampak senang terutama Hazal.telepon Dilara berbunyi dan yg menelponnya adlh Cihan tapi syangnya tdk diangkat,mungkin Dilara bls dendam gra-gra nelpon ke Cihan gk diangkat juga.
Cansu dan kakeknya sedang mengobrol tpi cansu masih belum sadar klo itu kakeknya,namun setelah kakeknya mengucapkan sesuatu Cansu pun sadar kalo itu kakeknya dan langsung memeluknya.
Hazal dan Dilara masih ngobrol entah apa yg mereka obrolin..obrolan mereka pun diakhiri ketika pelayan memberikan daftar makanan kepada Dilara dan Hazal.
Temannya Gulseren marah-marah sama Pak Neccati pemilik toko bajau itu.sepertinya yg Mereka bicarakan itu ada hubungannya dgn Gulseren dan Pekerjaannya.Suasana semakin memanas,temannya gulseren memutuskan untk keluar dari pekerjaannya.
Obrolan Mereka pun dilihat oleh banyak orang di luar,Neccati kesal dan memarahi temannya Gulseren itu tetapi temannya gulseren memarahi balik ke Pak Neccati,untung saja saat itu Gulseren datang,dan tanpa basa-basi gulseren bersama temannya pergi meninggalkan toko baju itu.
Hazal sangat bahagia,ia pun berbelanja segala kebutuhannya mulai dari Tas,sepatu,baju,dll Maaf kalo ada kesalahan kata / pengucapan bahasanya yg kurang dimengerti
0 Response to "[Sinopsis] Sinopsis Cansu Dan Hazal Episode 10"
Posting Komentar